ANALISIS PERENCANAAN KOMPENSATOR DAYA KAPASITIF DI GARDU INDUK (GI) SUMENEP UNTUK PERBAIKAN JATUH TEGANGAN

Main Article Content

Muhammad Fahmi Hakim Sigi Syah Wibowo Agung Laksono Pamuji

Abstract

Pada tanggal 1 Desember 2016, pukul 19.00 WIB di GI Sumenep, saat beban puncak, tegangan di sisi 150 kV hanya mencapai 138 kV. Dengan mengacu pada Peraturan Menteri ESDM No. 03 Tahun 2007, nilai tegangan sebesar 138 kV sudah hampir mencapai batas minimal standard.
Saat itu pihak PLN telah melakukan dua tindakan untuk menaikkan tegangan supaya di atas batas yang ditetapkan, yaitu dengan melakukan operasi penambahan daya reaktif dan taping transformator. Selain kedua solusi itu, ada satu cara lagi untuk mengatasi jatuh tegangan yaitu dengan menggunakan shunt capacitor. PT. PLN telah melakukan kajian untuk memasang shunt capasitor dengan kapasitas 25 MVAR namun saat ini masih belum terpasang. Dari hasil analisis dan perhitungan, kapasitas shunt capacitor yang diperlukan untuk mencapai tegangan nominal 150 kV saat beban puncak di GI Sumenep adalah sebesar 46,36 MVAR. Akan tetapi jika dipasang shunt capacitor dengan kapasitas 25 MVAR sesuai dengan keputusan PT. PLN maka tetap memenuhi syarat karena tegangan di Gardu Induk Sumenep bernilai 146,018 kV yang artinya masih di dalam standard tegangan yang diatur oleh Peraturan Menteri ESDM No: 03 Tahun 2007. Karena di pasaran tidak tersedia kapasitor sebesar 25 MVAR, maka nilai itu diperoleh dengan menghubungkan enam belas unit kapasitor masing masing sebesar 521 kVAR secara seri dan pararel pada setiap fasa sehingga memenuhi nilai total sebesar 25 MVAR.


 


On December, 1st, 2016, at 7:00 p.m. at Sumenep Substation, when peak load occurred, the voltage on the 150 kV side only reached 138 kV. With reference to ESDM Ministerial Regulation No. 03 of 2007, the voltage value of 138 kV has almost reached the minimum standard. At that time the PLN had taken two actions to increase the voltage, by carrying out the operation of adding reactive power and transformer taping. In addition to these two solutions, there is one more way to overcome voltage drop by using shunt capacitor. PT. PLN has conducted a study to install a shunt capacitor with a capacity of 25 MVAR but is currently not installed. From the results of the analysis and calculation, the capacitor shunt capacity needed to achieve a nominal voltage of 150 kV when the peak load in Sumenep GI is 46.36 MVAR. However, if a shunt capacitor is installed with a capacity of 25 MVAR in accordance with the decision of PT. PLN then still qualifies because the voltage at Sumenep Substation is worth 146.018 kV which means it is still within the voltage standard regulated by the ESDM Minister Regulation No: 03 of 2007. Because the capacitor is not available at 25 MVAR at market, the value is obtained by connecting six twelve capacitor units each of 521 kVAR in series and parallel in each phase so that the total value is 25 MVAR.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
HAKIM, Muhammad Fahmi; WIBOWO, Sigi Syah; PAMUJI, Agung Laksono. ANALISIS PERENCANAAN KOMPENSATOR DAYA KAPASITIF DI GARDU INDUK (GI) SUMENEP UNTUK PERBAIKAN JATUH TEGANGAN. JURNAL ELTEK, [S.l.], v. 15, n. 2, p. 81-94, oct. 2017. ISSN 2355-0740. Available at: <https://jraam.polinema.ac.id/index.php/eltek/article/view/120>. Date accessed: 17 sep. 2021.
Section
Articles