Analisis Terhadap Performance Sistem Tenaga Listrik Memakai Metode Aliran Daya

Main Article Content

Ahmad Hermawan

Abstract




Solusi masalah dirumuskan sebagai analisis tentang tegangan bus dan losses pada saluran transmisi apakah masih memenuhi stándar yang ditetapkan dan pembebanan saluran transmisi akibat perubahan beban dan pembangkitan yang terjadi. Beban yang semakin besar berakibat bertambahnya arus pada setiap saluran transmisi pada sistem tenaga listrik, hal ini akan menyebabkan terjadinya perubahan performance pada sistem yang salah satu indikatornya dapat dilihat dari perubahan besarnya tegangan pada bus-bus yang terkait juga akan memperbesar rugi-rugi pada saluran transmisi, dan kapasitas pembebanan dari konduktor saluran, hal ini harus selalu dimonitor aleh tenaga ahli dari perusahaan listrik supaya tidak berakibat kinerja sistem tenaga listrik terganggu. Untuk mengetahui besarnya tegangan bus dan losses pada jaringan sistem tenaga listrik secara serentak salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode aliran daya atau load flow. Hasilnya adalah Dari hasil eksekusi program powerword dengan metode aliran daya newton raphson pada system uji 15 bus maka didapatkan tegangan bus terkecil terdapat pada pada bus nomor 13 (ND) dan bus nomor 12 (PKL) mempunyai tegangan terkecil yaitu 138 KV dan 138.3 KV. Tegangan terendah 138 KV masih cukup memenuhi persyaratan, sedangkan losses terbesar pada bus 2-6, 2-3 dan 3-4 yaitu sebesar 1,95 MW, 1,4 MW dan 1,36 MW, terlihat bahwa pembebanan yang cukup besar terjadi pada saluran antara bus 5-6 (80,9%) dan antara bus 5 7 ( 60,8%) .




Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
HERMAWAN, Ahmad. Analisis Terhadap Performance Sistem Tenaga Listrik Memakai Metode Aliran Daya. JURNAL ELTEK, [S.l.], v. 11, n. 1, p. 17-28, oct. 2017. ISSN 2355-0740. Available at: <https://jraam.polinema.ac.id/index.php/eltek/article/view/2>. Date accessed: 17 sep. 2021.
Section
Articles