Uji Kandungan Formalin Pada Ikan Asin Menggunakan Sensor Warna Dengan Bantuan FMR (Formalin Main Reagent)

Main Article Content

Hariyadi Singgih

Abstract




Formalin merupakan salah satu bahan kimia bersifat racun yang sering digunakan sebagai bahan pengawet untuk contoh-contoh biologi. Akan tetapi pada prakteknya formalin banyak disalah gunakan sebagai pengawet bahan makanan seperti ikan asin, ikan basah, tahu, bakso dsb. Apabila makanan tersebut terkonsumsi dapat mengakibatkan gangguan pada organ dan sistem metabolisme tubuh manusia.


Tujuan penelitian menguji kandungan formalin pada bahan makanan khususnya ikan asin menggunakan sensor warna secara otomatis. Penelitian diawali dari proses pembuatan sampel larutan formalin sesuai nilai perhitungan sebagai data acuan. Pada sampel ditambahkan pereaksi FMR (Formalin Main Reagent) 2-3 ml untuk membuat warna sampel, Pembacaan warna sampel digunakan sensor TCS3200. Sensor TCS3200 berfungsi mengubah warna ke dalam bentuk arus dan dikonversikan menjadi sinyal frekuensi. Nilai frekuensi yang diperoleh dari pembacaan sensor warna diproses pada mikrokontroller ATMega8 menggunakan bahasa C. Data ditampilkan pada LCD (Liquid Crystal Display) berupa komposisi nilai RGB dan nilai kandungan formalin.


Hasil penelitian berupa alat ukur uji kandungan formalin dengan kemampuan ukur 10-60 ppm. Pengukuran kandungan formalin dengan sensor warna didapatkan hasil sesuai dengan perbandingan nilai perhitungan dan menunjukkan nilai kesalahan relatif sebesar 5,38 %.




Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
SINGGIH, Hariyadi. Uji Kandungan Formalin Pada Ikan Asin Menggunakan Sensor Warna Dengan Bantuan FMR (Formalin Main Reagent). JURNAL ELTEK, [S.l.], v. 11, n. 1, p. 55-70, oct. 2017. ISSN 2355-0740. Available at: <https://jraam.polinema.ac.id/index.php/eltek/article/view/5>. Date accessed: 17 sep. 2021.
Section
Articles